Margorejo, Cepiring – Kegiatan rutin keagamaan Majelis RW 04 Nurul Ummah kembali digelar pada Rabu malam Kamis dengan penuh khidmat. Kali ini, acara dilaksanakan di kediaman Bapak Tumari dan dihadiri oleh warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Seperti biasanya, kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual serta mempererat tali silaturahmi antarwarga. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan kekompakan masyarakat RW 04 dalam menjaga tradisi keagamaan.
Tidak hanya tahlilan, kegiatan juga diisi dengan kajian keislaman yang disampaikan oleh penyuluh dari KUA Kecamatan Cepiring. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema adab menjaga lisan, sebuah pembahasan yang dinilai sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Disampaikan bahwa menjaga lisan merupakan salah satu kunci utama dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Lisan yang tidak terjaga dapat menimbulkan fitnah, perselisihan, bahkan merusak ukhuwah. Oleh karena itu, setiap individu diingatkan untuk senantiasa berkata baik atau diam, sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai Islam.
“Kita harus berhati-hati dalam berbicara, karena setiap ucapan akan dimintai pertanggungjawaban. Gunakan lisan untuk kebaikan, bukan sebaliknya,” pesan penyuluh dalam kajiannya..
Kegiatan Majelis Nurul Ummah ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wadah edukasi dan pembinaan moral bagi masyarakat. Diharapkan, melalui kegiatan rutin ini, nilai-nilai keislaman dapat terus tertanam dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat kebersamaan dan keistiqamahan, Majelis RW 04 Nurul Ummah berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang membawa manfaat bagi seluruh warga.
Share :