Desa Margorejo kembali mendapatkan dukungan dalam upaya menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan lingkungan. Kali ini, bantuan benih padi varietas Biosalin 1 sebanyak 375 kilogram telah diterima untuk membantu mengatasi permasalahan lahan sawah yang terdampak abrasi dan kadar salinitas tinggi.
Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lewat BRIN, dan disalurkan kepada petani melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Cepiring. Kehadiran benih Biosalin 1 menjadi solusi adaptif bagi petani, khususnya di wilayah pesisir seperti Margorejo yang kerap menghadapi kondisi tanah yang kurang ideal akibat intrusi air laut.
Varietas padi Biosalin 1 dikenal memiliki ketahanan terhadap kadar garam tinggi, sehingga diharapkan mampu tetap tumbuh optimal di lahan yang sebelumnya sulit ditanami padi secara maksimal. Dengan demikian, produktivitas pertanian di Desa Margorejo dapat terus terjaga bahkan ditingkatkan.
Program ini juga menjadi angin segar bagi para petani, yang selama ini harus berjuang menghadapi penurunan hasil panen akibat dampak abrasi. Dengan adanya benih unggul ini, diharapkan semangat bertani masyarakat semakin meningkat, sekaligus membuka peluang hasil panen yang lebih baik.
Pemerintah Desa Margorejo mengajak seluruh petani untuk memanfaatkan bantuan ini secara maksimal serta terus berkoordinasi dengan PPL dalam proses penanaman dan perawatan, agar hasil yang diperoleh bisa optimal.
Melalui langkah ini, Desa Margorejo terus berupaya menghadirkan solusi nyata dalam menghadapi tantangan pertanian di wilayah pesisir, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di masa yang akan datang.

Share :