Margorejo – Penyakit Busuk Batang (Stem Rot) merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman padi yang dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Sclerotium oryzae yang menyerang bagian pangkal batang, terutama pada lahan dengan kelembapan tinggi dan drainase yang kurang baik.
Gejala awal ditandai dengan munculnya bercak berwarna cokelat kehitaman pada pangkal batang atau pelepah daun bagian bawah. Seiring perkembangan penyakit, jaringan batang membusuk, tanaman menjadi lemah, mudah rebah, dan proses pengisian bulir padi terganggu. Pada serangan berat, tanaman dapat mati sebelum panen sehingga menyebabkan kehilangan hasil yang cukup besar.
Penyakit busuk batang lebih mudah berkembang pada pertanaman yang terlalu rapat, penggunaan pupuk nitrogen secara berlebihan, serta sisa jerami yang terinfeksi dan dibiarkan di lahan. Oleh karena itu, petani dianjurkan menerapkan budidaya yang baik dengan menjaga kebersihan lahan, memperbaiki saluran drainase, menggunakan benih sehat, melakukan pemupukan berimbang, dan rutin memantau kondisi tanaman.
Apabila ditemukan gejala awal, segera lakukan pengendalian sesuai anjuran petugas penyuluh pertanian agar penyebaran penyakit tidak semakin meluas. Pengendalian sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan mempertahankan produktivitas padi.
Pemerintah Desa Margorejo mengajak seluruh petani agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit busuk batang melalui pengamatan rutin dan penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Dengan langkah pencegahan yang tepat, diharapkan tanaman padi tetap sehat, produktivitas meningkat, dan hasil panen dapat maksimal.
"Kenali gejalanya, cegah sejak dini, lindungi tanaman padi, dan wujudkan panen yang melimpah demi kesejahteraan petani."
*Share :