Berita

Pemdes Margorejo Gandeng BRIN pengembangbiakan benih padi Biosalin (tahan terhadap air asin)

Margorejo, Kendal — Upaya mengatasi permasalahan lahan pertanian terdampak air asin di wilayah pesisir terus menunjukkan hasil positif. Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, kini mulai merasakan manfaat nyata dari penerapan benih padi biosalin yang dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Pertamina Foundation memberikan kontribusi strategis dalam mendukung sektor pertanian desa, khususnya pada lahan persawahan yang selama ini kurang produktif akibat intrusi air laut. Melalui program pengembangan benih padi biosalin, lahan nonproduktif yang sebelumnya sulit ditanami kini memiliki peluang untuk kembali menghasilkan.

Program ini tidak berjalan sendiri. Tim Riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) turut berperan aktif dalam pendampingan ilmiah dan penerapan teknologi pertanian yang sesuai dengan karakteristik wilayah pesisir. Dukungan tersebut diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kendal, baik dari sisi kebijakan, fasilitasi, maupun pendampingan kepada petani.

Pemerintah Desa Margorejo menyambut baik sinergi ini dan menilai kehadiran benih padi biosalin sebagai solusi konkret atas permasalahan pertanian yang telah berlangsung cukup lama. Selain meningkatkan produktivitas lahan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat ketahanan pangan desa.

Ke depan, Pemerintah Desa Margorejo berharap kolaborasi lintas lembaga ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan, sehingga inovasi pertanian berbasis riset dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki tantangan lingkungan cukup kompleks.

Share :

Cuaca Hari Ini

Selasa, 13 Januari 2026 11:51
Awan Mendung
30° C 30° C
Kelembapan. 76
Angin. 6.11