Berita

Sadranan Pantai Jomblom 2026: Wujud Syukur Nelayan, Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Tradisi Sedekah Laut

Pantai Jomblom, 7 Juli 2026 – Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai pelaksanaan tradisi Sadranan Pantai Jomblom (Sedekah Laut) yang diikuti oleh ratusan warga, nelayan, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta unsur keamanan. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Jomblom ini menjadi salah satu tradisi tahunan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki hasil laut sekaligus doa bersama agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan saat melaut.


Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa yang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya leluhur, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir. Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.


Sebagai puncak acara, masyarakat menggelar kenduri bersama dengan menyajikan aneka makanan khas yang ditata di atas daun pisang. Seluruh peserta kemudian menikmati hidangan secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.


Tradisi Sadranan Pantai Jomblom bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna mendalam sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan terus menjaga keharmonisan sosial dan menjadikan laut sebagai sumber kehidupan yang harus dirawat dan dilestarikan.


Pemerintah Desa mengapresiasi antusiasme seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Besar harapan agar tradisi Sadranan Pantai Jomblom tetap lestari dan menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas desa sekaligus menarik perhatian wisatawan untuk mengenal kekayaan budaya pesisir yang dimiliki daerah.

Share :