Berita

Tingkep Tandur, Ikhtiar Spiritual Petani Margorejo Menyambut Musim Tanam

  • 17-07-2026
  • margorejo
  • 10

Margorejo – Hamparan sawah yang hijau menjadi saksi kebersamaan masyarakat Desa Margorejo dalam melaksanakan tradisi Tingkep Tandur, sebuah kearifan lokal yang hingga kini tetap lestari sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa bersama menjelang masa pertumbuhan tanaman padi.


Bertempat di Gardu Pertanian Desa Margorejo, kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Margorejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta warga yang bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh proses budidaya padi diberikan kelancaran, dijauhkan dari hama, penyakit, maupun bencana alam, serta dianugerahi hasil panen yang melimpah dan berkah.


Dalam suasana penuh kekeluargaan, seluruh peserta mengikuti rangkaian doa dan kenduri sebagai simbol persatuan serta rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Tradisi ini bukan hanya menjadi warisan budaya yang terus dijaga, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pertanian lahir dari perpaduan antara kerja keras, ilmu pengetahuan, gotong royong, dan doa.


Pemerintah Desa Margorejo menilai pelestarian tradisi Tingkep Tandur memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan sosial masyarakat sekaligus menjaga identitas budaya desa. Di tengah perkembangan teknologi pertanian, nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas tetap menjadi pondasi penting dalam kehidupan para petani.


Melalui kegiatan ini diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh, komunikasi antarpetani semakin erat, serta sektor pertanian Desa Margorejo semakin maju, produktif, dan berkelanjutan.


"Sawah bukan sekadar tempat menanam padi, tetapi ruang untuk menanam doa, merawat persaudaraan, dan memupuk harapan demi terwujudnya panen yang berkah serta kesejahteraan bagi seluruh petani Desa Margorejo."

*

Share :