Berita

Tarian Rewo-Rewo dan Leak Meriahkan Merti Desa Margorejo, Sarat Makna Budaya dan Pesan Moral

Margorejo – Penampilan seni Tarian Rewo-Rewo dan Leak menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Merti Desa Margorejo. Atraksi budaya yang disuguhkan berhasil memukau masyarakat yang memadati lokasi acara di Rice Milling Desa Margorejo, sekaligus menjadi hiburan yang sarat akan nilai-nilai budaya dan filosofi kehidupan.


Tarian Rewo-Rewo menggambarkan semangat keberanian, kebersamaan, dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Gerakan yang energik serta iringan musik tradisional mencerminkan kekompakan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan bermasyarakat.


Sementara itu, penampilan tokoh Leak menghadirkan pesan moral mengenai pertarungan antara kebaikan dan keburukan. Dalam seni pertunjukan, sosok Leak bukan dimaknai sebagai ajaran mistis, melainkan sebagai simbol bahwa setiap manusia harus mampu mengendalikan hawa nafsu, menjauhi sifat-sifat buruk, serta selalu memilih jalan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.


Penampilan kedua kesenian tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme penonton terlihat sejak awal hingga akhir pertunjukan, menjadikan suasana Merti Desa semakin semarak dan penuh kegembiraan.


Kepala Desa Margorejo menyampaikan bahwa kehadiran berbagai kesenian tradisional dalam Merti Desa merupakan bentuk komitmen pemerintah desa untuk terus melestarikan budaya lokal sekaligus mengenalkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.


"Merti Desa bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana melestarikan budaya, mempererat kebersamaan, serta menanamkan pesan moral melalui seni tradisional. Semoga budaya warisan leluhur ini terus lestari dan dicintai oleh generasi penerus," ungkap Kepala Desa Margorejo.


Melalui penyelenggaraan Merti Desa, Pemerintah Desa Margorejo berharap tradisi dan kesenian daerah tetap hidup di tengah perkembangan zaman, sehingga menjadi identitas budaya yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Share :