Berita

Persiapan Launching PETASOL Dimatangkan di Gedung Bapperida Kendal

Kendal, 6 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Kendal terus mematangkan persiapan pelaksanaan Launching Program PETASOL (Pengelolaan dan Tabungan Sampah Plastik Menjadi Solusi Ekonomi) yang akan digelar pada Kamis, 11 Juni 2026 di TPS3R Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan dilaksanakan di Gedung Bapperida Kabupaten Kendal dan dipimpin oleh kepala dinas terkait bersama perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur pemerintah daerah, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program inovasi pengelolaan sampah tersebut.


Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek teknis dan kesiapan acara, mulai dari penyambutan tamu kehormatan, pengamanan, alur kegiatan, kesiapan lokasi, hingga koordinasi antarinstansi guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan sukses.


Launching PETASOL direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Megawati Soekarnoputri, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Direktur Pertamina Foundation, Kepala BRIN, Bupati Kendal, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Kendal.


Program PETASOL menjadi salah satu inovasi unggulan Desa Margorejo dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Melalui program ini, sampah plastik yang telah dipilah dan dikumpulkan masyarakat akan ditabung, diolah, dan dimanfaatkan sehingga memiliki nilai ekonomi bagi warga sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan.


Pemerintah Kabupaten Kendal bersama BRIN, Pertamina Foundation, dan berbagai pihak pendukung berharap program ini dapat menjadi model pengelolaan sampah desa yang inovatif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dengan semakin dekatnya hari pelaksanaan, seluruh pihak berkomitmen memberikan dukungan penuh agar Launching PETASOL menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pengelolaan sampah dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan di Kabupaten Kendal.


"Dari Sampah Menjadi Berkah, dari Desa untuk Indonesia."

Share :