Berita

Pemdes Margorejo Imbau Warga Laksanakan Pengendalian Hama Tikus Secara Ramah Lingkungan

 

Margorejo, Cepiring – Pemerintah Desa Margorejo menindaklanjuti Surat Edaran Pemerintah Kecamatan Cepiring Nomor 500.6/372/KEC.CEPIRING tanggal 7 Juli 2026 tentang Pengendalian Hama Tikus. Melalui surat edaran tersebut, seluruh masyarakat, khususnya para petani, diimbau untuk bersama-sama melakukan pengendalian hama tikus secara ramah lingkungan sebagai upaya mendukung program Swasembada Pangan Nasional.

Serangan hama tikus menjadi salah satu ancaman yang dapat menurunkan hasil panen padi. Oleh karena itu, diperlukan langkah pengendalian yang efektif tanpa merusak keseimbangan ekosistem persawahan. Pemerintah Desa Margorejo mengajak seluruh petani untuk mengutamakan metode pengendalian yang aman, seperti penggunaan emposan atau kompor tikus, serta menjaga sanitasi lingkungan di area persawahan.

Selain melakukan pengendalian, masyarakat juga diimbau untuk melindungi musuh alami tikus, seperti burung hantu, burung elang, dan ular sawah. Hewan-hewan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa tikus secara alami. Oleh sebab itu, masyarakat dilarang memburu, menangkap, membunuh, maupun merusak habitat satwa-satwa tersebut.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jebakan listrik dalam mengendalikan hama tikus. Selain berpotensi membahayakan keselamatan manusia, jebakan listrik juga dapat membunuh hewan lain yang bermanfaat bagi pertanian.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengendalian hayati, masyarakat didorong untuk ikut melestarikan habitat musuh alami tikus, salah satunya dengan menyediakan Rumah Burung Hantu (RUBUHA) secara swadaya di kawasan persawahan. Kehadiran burung hantu terbukti mampu membantu menekan populasi tikus secara alami sehingga penggunaan pestisida dapat diminimalkan.

Kepala Desa Margorejo mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lahan pertanian agar tetap produktif. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, diharapkan serangan hama tikus dapat ditekan sehingga produksi padi tetap optimal dan ketahanan pangan dapat terus terjaga.

"Mari bersama-sama menjaga sawah, melestarikan lingkungan, dan mengendalikan hama tikus secara bijak demi mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Margorejo."

Share :