Margorejo – Masyarakat Desa Margorejo kembali melaksanakan tradisi Tingkep Tandur yang bertempat di Gardu Pertanian Desa Margorejo, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas dimulainya musim tanam padi sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, dan hasil panen yang melimpah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Margorejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, para petani, serta warga sekitar. Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan tahlil dan kenduri sebagai wujud kebersamaan serta pelestarian tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Tradisi Tingkep Tandur bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan masyarakat agraris. Nilai kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu mendukung kemajuan sektor pertanian di Desa Margorejo.
Pemerintah Desa Margorejo mengapresiasi partisipasi seluruh masyarakat yang terus menjaga warisan budaya lokal. Tradisi seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga identitas desa sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat dengan alam dan Sang Pencipta.
Dengan semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan, diharapkan musim tanam tahun ini berjalan lancar, tanaman padi tumbuh subur, terhindar dari hama dan bencana, serta menghasilkan panen yang melimpah sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para petani Desa Margorejo.
"Melestarikan tradisi, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan harapan menuju panen yang berkah bagi seluruh petani Desa Margorejo."
*Share :